Sunday, February 6, 2011

AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI

"Jika hanya hari ini di izinkan aku hidup,
MAKA
aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Allah,
mengerjakan solat sesempurna mungkin,
membekali diri dengan solat-solat sunat,
berpegang teguh kepada ajaran al-Quran,
mengkaji dan catat segala yang manfaat buatku."

"Aku hanya mempunyai hidup yang pasti hari ini,
sebab itu aku akan menanamkan dalam hatiku semua nilai keutamaan
dan 
mencabut darinya pohon-pohon kejahatan serta ranting-rantingnya yang berduri,
tidak kira
sifat takbur, ujub, riya', buruk sangka dan lain-lain."

"Hanya hari ini aku akan menghirup udara kehidupan,
MAKA
aku akan berbakti kepada kedua orang tuaku,
aku akan berbuat baik kepada orang lain
dan 
menghulurkan tangan kepada sesiapa pun."
"Aku hanya akan hidup hari ini,
MAKA
aku akan mengucapkan:
"Wahai masa lalu yang berlalu dan selesai.
tenggelamlah kamu seperti tenggelamnya matahari.
Aku tidak akan tangisi pemergianmu
dan 
kamu tidak akan melihatku termenung sebentar pun untuk mengingatimu.
Kamu sudah meninggalkan kami semua,
pergilah
dan 
jangan kembali lagi."

"Wahai masa depan,
engkau masih dalam keghaiban.
MAKA
aku tidak akan bermain dengan khayalan 
dan 
memperjudikan nasib hanya kerana satu agakan.
aku juga tidak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada,
sebab
esok hari mungkin ada sesuatu,
esok hari adalah sesuatu yang belum dicipta 
dan
tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan."

"Hari ini kepunyaan saya" 
merupakan ungkapan yang paling indah dalam 
"Kamus Kebahagiaan",
kamus bagi mereka yang ingin menikmati hidup yang paling indah 
dan
menyeronokkan.

No comments:

Post a Comment